Wujudkan Transparansi, BBPOM di Semarang Raih Predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

18-12-2025 Balai Besar/Balai POM Dilihat 38 kali

Semarang – Balai Besar POM di Semarang menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik meraih predikat Badan Publik Informatif dalam acara yang digelar oleh Komisi Informasi Publik Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi kepada Kepala BBPOM di Semarang, Rustyawati di Semarang, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Penilaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Badan Publik se-Jawa Tengah Tahun 2025, yang bertujuan untuk menilai komitmen, transparansi, dan kualitas pelayanan informasi publik di berbagai badan publik. Penilaian dilakukan secara komprehensif terhadap kepatuhan badan publik dalam menyediakan, mengelola, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Capaian predikat Informatif menjadi lonjakan signifikan setelah di tahun 2024 BBPOM di Semarang masih berada pada kategori Menuju Informatif. Predikat Informatif ini merupakan komitmen BBPOM di Semarang untuk semakin melayani hak Masyarakat atas informasi dan menjadi pemacu agar pelayanan informasi public makin transparan, cepat dan akuntabel. Ekosistem Keterbukaan Informasi merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan mendorong partisipasi Masyarakat dalam pengawasan Obat dan Makanan di wilayah Jawa Tengah.

Sebelum ditetapkan meraih kualifikasi Informatif, BBPOM di Semarang telah melalui sejumlah tahapan penilaian, mulai dari pengisian kuesioner, verifikasi dokumen, hingga tahap presentasi yang disampaikan langsung oleh Kepala BBPOM di Semarang di hadapan panelis Komisi Informasi Jawa Tengah. Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian keterbukaan informasi publik.

Melalui pencapaian ini, BBPOM di Semarang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik di tengah proses transformasi dan digitalisasi layanan.

Sarana