Jarum jam pagi itu masih menunjukkan pukul tujuh. Namun suasana halaman kantor BBPOM Semarang sudah disibukkan dengan persiapan upacara Hari Ibu yang ke-83 yang jatuh pada hari Kamis, 22 Desember 2011. Nuansa ceria nampak menghiasi pagi yang diliputi dengan sinar mentari yang menyapa dengan penuh kehangatan. Aroma keceriaan juga menyeruak dari wajah-wajah para pegawai yang mengenakan busana beraneka warna.
_x000D_Upacara bendera yang dilaksanakan kali ini terasa sangat istimewa dan sangat bernuansa “IBU“ karena hampir seluruh petugas upacara adalah ibu-ibu pejabat struktural yang ada di BBPOM Semarang. Busana yang dikenakan pun lain dari biasanya. Kaum Ibu, baik yang menjadi petugas maupun peserta upacara mengenakan baju kebaya, sedangkan kaum pria mengenakan baju batik.
_x000D_Tepat pukul 07.15 WIB protokol upacara Dra. Anna Magdalena, Apt menyatakan peringatan Hari Ibu yang ke-83 dimulai. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Ka.Bid. Pengujian Teranokoko, Dra. E. Rukmini, M.Si., Apt., dan sebagai komandan upacara adalah Ka.Sub.Bag Tata Usaha Dra. Asih Liza Restanti, M.Kes.,Apt.
_x000D_Upacara terasa bertambah khidmat manakala tiga orang Ibu, yang terdiri dari Ka.Bid. Pemeriksaan Penyidikan Dra. Rustyawati, M.Kes.,Apt., Ka.Sie. Penyidikan Dra. Zeta Rina M.Kes.,Apt. dan Ka.Sie. LIK Dra. Novi E.R., Apt., dengan langkah tegap berjalan menuju tiang bendera untuk mengibarkan Sang Merah Putih. Dengan diiringi alunan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara, Sang Merah Putih pun secara perlahan berkibar di angkasa. Usai pengibaran Sang Merah Putih, dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ka.Bid.Serlik, Dra. Aryanti, M.Si.,Apt.
_x000D_Rangkaian upacara selanjutnya adalah pembacaan sambutan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia oleh Inspektur upacara, pembacaan sejarah singkat hari ibu, pembacaan puisi dan terakhir doa penutup yang disampaikan oleh Ka. Bid Pengujian Mikrobiologi Dra. Woro Puji Hastuti, M.Kes.
_x000D_Tonggak sejarah Peringatan Hari Ibu ditandai dengan adanya Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 22-25 Desember 1928. Dan pada tahun 1938 Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung menyatakan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa”.
_x000D_Peringatan Hari Ibu dimaksudkan untuk senantiasa mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda akan makna Hari Ibu sebagai hari kebangkitan dan persatuan serta kesatuan perjuangan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa.
_x000D_Jayalah kaum Ibu Indonesia. Selamat Hari Ibu, semoga diberikan pribadi yang tetap teguh untuk terus berjuang di saat yang lain menyerah. Doa kami untuk keteguhan Ibu- Ibu di seluruh Badan POM RI.
_x000D__x000D_
BBPOM di Semarang
_x000D__x000D_ _x000D_