Boyolali-Salatiga-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang melaksanakan rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Desa Pangan Aman di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Boyolali dan Kota Salatiga selama periode Mei hingga Juni. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan terkait keamanan pangan di lingkungan masing-masing dalam rangka program Desa Pangan Aman.
Rangkaian Bimtek diselenggarakan di Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari; Desa Winong dan Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali; Desa Tanduk dan Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali; serta Kelurahan Bugel, Kota Salatiga. Seluruh kegiatan dilaksanakan di balai desa dan kelurahan setempat dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat sebagai peserta.
Peserta Bimtek terdiri atas lima komunitas sasaran Program Desa Pangan Aman, yaitu Komunitas Ibu Rumah Tangga, Komunitas Remaja, Komunitas Sekolah, Komunitas Ritel, dan Komunitas Pelaku Usaha Pangan Desa. Melalui kegiatan ini, BBPOM di Semarang berupaya membangun pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya penerapan keamanan pangan mulai dari tingkat rumah tangga hingga pelaku usaha pangan di desa.
Dalam setiap sesi Bimtek, peserta mendapatkan materi mengenai prinsip-prinsip keamanan pangan, pengenalan bahaya pangan yang dapat mengancam kesehatan, cara memilih pangan yang aman, penerapan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) dan aplikasi BPOM Mobile, serta praktik pengolahan pangan yang baik. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup sehat untuk mendukung keamanan pangan di masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan berbagai permasalahan dan pengalaman terkait keamanan pangan di lingkungan mereka. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Ketua Tim Informasi Dan Komunikasi BBPOM di Semarang menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek Komunitas merupakan salah satu strategi untuk memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam mewujudkan pangan yang aman. Melalui keterlibatan berbagai komunitas, diharapkan pesan-pesan keamanan pangan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian Bimtek yang berlangsung selama dua bulan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mencegah risiko pangan yang tidak aman. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha pangan, diharapkan terwujud lingkungan yang lebih sehat serta budaya sadar pangan aman di wilayah Kabupaten Boyolali dan Kota Salatiga.
Melalui kegiatan ini, BBPOM di Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas dan mandiri dalam memilih, mengolah, serta mengonsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.