BBPOM di Semarang Perkuat Sinergi Kantin Sehat dan UKS di Satuan Pendidikan Kota Magelang

28-09-2026 Umum Dilihat 58 kali

Magelang – Balai Besar POM di Semarang (BBPOM di Semarang) terus perkuat kolaborasi lintas sekor untuk  mewujudkan lingkungan satuan pendidikan yang sehat dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Salah satunya dengan berperan dalam melalui Workshop Kantin Sehat Sekolah dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bekerja sama dengan UNICEF Indonesia pada Senin – Selasa (21-22/09/2026) di Kota Magelang.

Workshop yang diikuti oleh 102 peserta terdiri atas perwakilan satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas. Peserta berasal dari 20 SD, 17 SMP, dan 13 SMA di Kota Magelang. Pemangku kepentingan yang turut bergabung antara lain Dinas Pendidikan Kota Magelang, Dinas Kesehatan Kota Magelang, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Jawa Tengah , Balai Besar POM di Semarang, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta praktisi.

Dalam kegiatan tersebut, BBPOM di Semarang berpartisipasi sebagai narasumber sekaligus fasilitator, khususnya dalam penguatan pemahaman peserta mengenai keamanan pangan di lingkungan sekolah dan pengelolaan kantin sehat. Peran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara aspek kesehatan, keamanan pangan, dan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi peserta didik.

Workshop bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas operasional Tim Pelaksana UKS di satuan pendidikan dalam mengelola program UKS dan Kantin Sehat secara terintegrasi, berkelanjutan, dan transparan.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan kapasitas untuk mengidentifikasi kebutuhan, menyusun perencanaan, serta melaksanakan dan memantau program UKS dan Kantin Sehat di satuan pendidikan. Pengelolaan kantin tidak hanya diarahkan pada tersedianya makanan yang bergizi, tetapi juga memastikan pangan yang dikonsumsi peserta didik memenuhi aspek keamanan, higiene, sanitasi, serta pengelolaan pangan yang baik.

Keterlibatan BBPOM di Semarang dalam workshop ini sekaligus memperkuat komitmen BPOM dalam mendukung pembudayaan keamanan pangan sejak usia sekolah. Lingkungan sekolah merupakan salah satu ruang strategis untuk membangun kebiasaan memilih dan mengonsumsi pangan yang aman, sekaligus membentuk perilaku keamanan pangan yang dapat diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Sinergi antara satuan pendidikan, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, BPOM, praktisi, dan mitra pembangunan seperti UNICEF diharapkan dapat mendorong pengelolaan UKS dan Kantin Sehat secara lebih terpadu. Dengan demikian, satuan pendidikan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga menjadi lingkungan yang mendukung kesehatan, keamanan pangan, dan kualitas hidup peserta didik.

Sarana