BBPOM di Semarang Bekali Kader Pangan Aman Desa Kenteng dan Rejosari Melalui Bimtek

17-05-2024 Semarang Dilihat 169 kali

Kabupaten Semarang - BBPOM di Semarang terus berupaya mendorong kemandirian desa dalam menyiapkan sumber daya, kemampuan, dan kemauan mewujudkan keamanan pangan yang meliputi produksi, peredaran, serta konsumsi pangan aman di wilayahnya secara berkelanjutan. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui intervensi program Desa Pangan Aman. Tahun 2024 ini, Kabupaten Semarang terpilih sebagai salah satu kabupaten lokus intervensi Program Desa Pangan Aman di Jawa Tengah. Tepatnya Desa Kenteng dan Desa Rejosari yang dibidik menjadi target intervensi Program Desa Pangan Aman oleh BBPOM di Semarang.

Selama dua hari, Selasa dan Rabu (14-15/05/2024), BBPOM di Semarang menyelenggarakan bimtek bagi kader keamanan pangan  Desa Kenteng dan Desa Rejosari. Bertempat di The Wujil Resort & Conventions Ungaran, bimtek diikuti oleh 50 peserta, terdiri dari para calon kader pangan Desa Kenteng dan Desa Rejosari, serta perwakilan dari lintas sektor terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kecamatan, dan Puskesmas yang mengampu kedua desa tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Semarang, Budi Raharjo memandang bimtek ini sangat penting diberikan kepada para kader. “Ilmu keamanan pangan ini mahal dan sangat bermanfaat, maka bagi yang sudah terpilih, harap mengikuti dengan baik, karena bisa menjadi bekal dalam melaksanakan tugas praktik keamanan pangan di desanya”ujarnya. Budi juga berharap para kader mampu menerapkan ilmu keamanan pangan yang diperoleh ke masyarakat di lingkungan desanya.

Selama dua hari penyelenggaraan bimtek, dihadirkan sejumlah narasumber dari BBPOM di Semarang untuk memberikan materi. Peserta Bimtek menerima materi antara lain terkait Lima Kunci Keamanan Pangan, Nutrisi Seimbang, Cek KLIK, serta penggunaan rapid test kit untuk uji bahan kimia berbahaya pada pangan.

Hari terakhir kegiatan, melalui kegiatan micro teaching para kader diminta berlatih mengajar agar mampu menyampaikan pengetahuan kemanan pangan yang diperoleh selama bimtek kepada komunitasnya kelak.

Bersama BBPOM di Semarang, kader keamanan pangan Desa Kentang dan Rejosari menyatakan sanggup dan siap menjadi kader keamanan pangan dalam menyebarluaskan praktek keamanan pangan di desa masing-masing.

Melalui bimtek ini, diharapkan para kader mempunyai wawasan dalam mendorong dan memperkuat kemandirian masyarakat desanya terkait pembinaan dan pengawasan keamanan pangan.

--“Aman pangannya, Sehat masyarakatnya,  kuat perekonomian desanya”--

#bbpomdisemarang

Sarana